Minum kopi telah menjadi salah satu bagian penting
dalam rutinitas keseharian bagi banyak orang.
Ketika Anda mempertimbangkan manfaat kopi untuk
tubuh — yaitu sebagai penyemangat pagi dan kaya akan antioksidan — mengapa
tidak sekalian menambahkan kopi dalam rutinitas perawatan kecantikan kita. Berminat coba
scrub kopi?
Bagaimana
cara membuat scrub kopi?
Pada umumnya, scrub kopi memiliki tiga komposisi
utama yang efektif untuk menciptakan butiran exfoliator alami: kopi,
gula, dan garam.
Yang Anda butuhkan:
·
1 cangkir bubuk kopi giling kasar
·
½ cangkir gula palem atau garam laut
·
1 cangkir minyak pilihan Anda (minyak zaitun, minyak grapeseed, minyak
canola, minyak kelapa)
Campurkan semua bahan kering ke dalam sebuah
mangkuk, kemudian tambahkan minyak. Jika Anda menggunakan minyak kelapa, Anda
bisa cairkan minyak kelapa dalam microwave terlebih dahulu selama 20-30 detik.
Aduk rata hingga menjadi adonan kasar.
Anda bisa gunakan sikat mandi atau dengan tangan
Anda. Gosokkan adonan scrub kopi ke seluruh tubuh Anda, termasuk wajah dan
daerah selulit, dengan pijatan gerakan melingkar. Biarkan selama beberapa
menit, lalu bilas bersih dengan air hangat. Ulangi seminggu dua kali, atau
setiap kali Anda mandi.
Tips: Kandungan kafein memainkan peran besar agar
Anda bisa meraih manfaat optimal dari scrub kopi.
Gunakan bubuk kopi segar, bukan ampas ataupun kopi
instan sachet. Selain itu pilih kopi jenis Robusta yang memiliki tingkat
kandungan kafein dua kali lipat lebih banyak daripada kopi arabika.
Bagaimana kopi
bisa mengusir mata panda dan selulit?
Kandungan kafein dalam kopi memiliki sifat
anti-peradangan kuat yang membuatnya ideal untuk mengurangi peradangan dan
kemerahan di kulit. Mengutip dari livestrong.com, dalam sebuah studi oleh Seoul National University
tahun 1981, peneliti menemukan bahwa efek kafein dalam mengurangi peradangan
hampir sama kuatnya dengan aspirin. Hasil studi tahun 1978 di University of
Tennessee menemukan bahwa kafein sebagai bahan aktif tambahan pada krim
anti-peradangan meningkatkan efektivitas obat secara signifikan.
Meskipun kafein tidak bisa sepenuhnya menghapus
lingkaran hitam mata yang disebabkan faktor keturunan, tapi menerapkan kafein
di bawah mata Anda akan mengempiskan bengkak dan peradangan yang terkait dengan
lingkaran hitam. Selain itu, kafein juga bisa mengurangi penggumpalan darah di
bawah mata Anda yang menyebabkan “mata panda”.
Kafein dalam kopi juga terbilang efektif untuk
menyamarkan selulit. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetology
2008 menunjukkan bahwa krim anti-selulit mengandung kafein bisa mengurangi
selulit sebanyak 17% dari diameter sel lemak, sementara krim yang mengandung
siloxanetriol alginate caffeine (SAC) menunjukkan penurunan tampilan selulit
hingga 26%.
Bubuk kopi adalah exfoliator mekanik alami, artinya
mereka dapat digunakan untuk mengangkat kulit mati untuk memperlihatkan lapisan
kulit sehat di bawahnya, sedangkan produk exfoliator pasaran menggunakan bahan
kimia bersifat asam untuk mengelupaskan kulit. Pengelupasan kulit mati dengan
bubuk kopi bisa memperlancar aliran darah dan membuat kulit Anda tampak lebih
kencang dan bersinar.
Pentingnya menambahkan minyak pada scrub kopi
Peran minyak dalam scrub kopi bukan semata sebagai
pendamping agar tekstur scrub tidak terlalu kasar (butiran scrub yang terlalu
kasar justru akan melukai kulit). Tergantung dari jenis minyak yang Anda
pakai, manfaat yang berbeda pun akan bisa Anda rasakan.
Minyak zaitun
Minyak zaitun mengandung lemak sehat, seperti
alpukat, guna mengencangkan dan melembapkan kulit dengan kombinasi vitamin A
dan E.
Minyak zaitun juga mengandung properti
anti-peradangan yang bisa mengatasi kulit kering dan gatal, dan memerah akibat
iritasi, seperti eksim dan psoriasis.
Minyak grapeseed
Minyak grapeseed adalah hasil ekstraksi dari biji
anggur. Minyak grapeseed mengandung antioksidan dan anti-peradangan tinggi yang
ampuh mengobati jerawat. Minyak biji anggur juga mengandung
linoleic acid yang mendorong kesehatan kulit dari dalam.
Minyak grapeseed mengandung properti astringen kuat
yang membantu mengencangkan kulit dan menutup pori, sehingga membantu Anda
menghindari penyumbatan sebum penyebab jerawat. Minyak ini juga membantu
mempercepat proses penyembuhan luka dan jerawat. Anda yang memiliki kulit
berminyak akan mendapatkan banyak keuntungan dari minyak ini.
Minyak almond
Minyak almond didapatkan dari proses pemerasan
kacang almond tanpa melewati proses memasak. Salah satu rahasia terbesar di
balik penggunaan minyak almond untuk perawatan kulit adalah kandungan asam
lemak yang tinggi.
Asam lemak membantu mengunci kelembapan alami kulit
dengan membangun “dinding” pelindung. Kandungan pelembap dalam minyak almond
sangat efektif untuk kondisi seperti jerawat, eksim, psoriasis, atau rosacea.
Asam lemak dalam minyak almond benar-benar membantu melarutkan sebum yang
diproduksi oleh kulit Anda, membuat kulit dan pori-pori tampak lebih bersih,
dan membantu untuk menyingkirkan jerawat.
Salah satu alasan lain mengapa minyak almond yang
bermanfaat adalah karena kemampuannya untuk mengenyalkan dan mengencangkan
kulit. Minyak almond adalah exfoliator alami untuk mengangkat sel kulit mati
dan merangsang pertumbuhan kulit lebih sehat. Ketika digunakan secara topikal,
minyak almond akan diserap oleh sel-sel lemak dalam kulit. Kelembaban ini
kemudian dimanfaatkan oleh jaringan dalam tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang
rusak dan memberikan penampilan kulit yang lebih muda.

Comments
Post a Comment